Mainan Baru
Hari ini akhirnya pesenanku dateng juga harganya 15 ribu, entah apa namanya, yang jelas itu buat ngitung.
Salah satu kelemahanku yang paling fatal sekarang adalah sering melupakan sesuatu yang baru saja kulakukan, dari mulai hal yang sepele seperti, lupa naruh barang, lupa pasang alarm, lupa beli sesuatu, sampai yang paling parah lupa rakaat shalat dan lupa hitungan dzikir (masya'Allah).
Semoga dengan adanya barang ini bisa sedikit meng-cover ingatanku, insyAllah :)
0Read User's Comments
Aku adalah PEMUDA!
Aku bukan pujangga, yang menusuk lewat kata
Aku bukan ulama, ahli ilmu yang bersahaja
Aku bukan tentara, tumpah darah membela negara
Aku bukan pembalap, yang berpacu menuju gelap
Aku bukan wartawan, membunuh lewat tulisan
Aku bukan arsitek, pembanngun kehidupan yang kompleks
Aku bukan wakil rakyat, kumpulan tikus laknat
Aku bukan guru, sosok yang patut ditiru
Aku bukan pelaut, berpetualang menantang maut
Aku bukan aktor, sandiwara lakukan hal kotor
Aku bukan atlet, andalkan fisik hadapi hal sulit
Aku bukan teknokrat, operator mesin berkarat
Aku bukan nahkoda, yang berlayar di lautan dosa
Aku bukan pengacara, demi uang tangani perkara
Tapi aku adalah PEMUDA! agen perubahan bangsa
Aku adalah PEMUDA! hari-hariku penuh cerita
Aku adalah PEMUDA! peraih mimpi dan cita-cita
Aku adalah PEMUDA! melangkah ke arah angin membawa
Aku adalah PEMUDA! masa depanku penuh cinta
Aku adalah PEMUDA! berjuang menentang sang penguasa
dan Aku adalah PEMUDA! calon pemimpin DUNIA!
Another Great Day with Scivepiea!
Rabu, 8 Februari 2012.
Sore yang sangat super sekali. Anggota scivepiea berkumpul dan menguasai SS bagian atas. Acara dimulai dengan sharing dari satu-dua teman. Kata Jati penyampaian mereka kurang sesuai tujuan, lalu jati sendiri yang member contoh. Dia bilang kenapa selalu dipace sama Tri padahal mereka sendiri tidak terlihat seperti pasangan, kalau rizki dan noor kan mereka sama-sama penyanyi jadi bisa sedikit dimaklumi. Galang menjawab awalnya hanya iseng karena mereka memiliki nama yang mirip, karena ini tujuannya juga hanya sekedar untuk bercanda sebaiknya jati jangan menanggapinya serius.
Setelah makanan datang dan dilahap sampai habis. Kami sholat dulu, ada yang di mushola ada juga yang di masjid. Aku memilih ke masjid bersama anak-anak laki laki dan beberapa perempuan. Di tempat wudhu aku tidak sengaja menjepit tangan bambang ke pintu toilet. Hasilnya darah yang mengalir cukup banyak. Selesai sholat dan kembali ke lokasi acara dilanjutkan. Mulai dari Elak yang mengungkapkan kekagumannya, aku menceritakan cita-cita besarku, serta kawan-kawan yang berlinangan air mata mengajarkan arti kata syukur.
Aku sadar setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kadang kita menganggap diri kita orang paling tidak beruntung di dunia padahal sebenarnya di bawah kita masih banyak orang yang jauh lebih tidak beruntung. Aku merasa masih kurang bersyukur memiliki keluarga yang lengkap, rukun, dan Alhamdulillah sehat sementara beberapa kawanku mereka sudah tidak merasakan kasih sayang seorang ayah. keluarga mereka harus berjuang hanya untuk membiayai sekolah sedangkan aku yang hanya tinggal belajar saja kadang masih banyak mengeluh.
Kadang aku bingung kenapa agak sulit menangis. di saat yang lain berlinangan air mata aku hanya berkaca-kaca. Memang saat masih kecil dulu aku sangat cengeng. Ketika berantem dengan kakak, tidak dibelikan mainan, atau dimarahi, aku langsung lari ke kamar dan menangis. mungkin itu yang mengurangi produksi air mataku sekarang. Walaupun laki-laki aku juga ingin bisa menangis lepas, mencairkan seluruh beban yang selama ini aku simpan.
Back to topic, sekalian nyeritain cita-citaku. Pertama, masuk UGM jurusan teknik Geologi, IP pertama di atas 3, lalu di tahun kedua ingin mengikuti pertukaran pelajar ke jepang atau eropa timur. Aku sangat penasaran dengan kehidupan komunitas muslim di sana, sebagai minoritas apakah mereka bisa tetap menjaga identitas mereka. Ingin sekali merasakan perjuangan sebagai penuntut ilmu sekaligus agen dakwah.
Setelah lulus kuliah nanti aku ingin menjadi seorang PENELITI. Aku ingin menemukan atom baru yang akan kuberi nama imamium (nggak keren ya?). Menjelajahi seluruh alam indonesia atau bahkan keliling dunia. InsyAllah dengan penghasilan tinggi dalam jangka waktu satu setengah tahun aku ingin menaikhajikan bapak ibuk dan kalau bisa nenek sekalian karena mereka yang lebih utama. Setelai itu terwujud mungkin ingin mencari pendamping hidup untuk menyempurnakan separuh agama.
Salam,
Imam Supriyadi.
TO hari ini
05.47 |
Hari ini menempuh sekitar 30 kilometer hanya untuk mengikuti sebuah TO
Lokasi dari depan tampak cukup mewah, gedung bertingkat, area luas, lapangan futsal.
tapi masjidnya memperihatinkan sekolah sebesar itu tapi masjidnya hanya sebesar musholla akhwat kita
itupun dicampur ikhwan-akhwat.
kami tiba pukul 08.45, dan masih banyak banget yang ngantri registrasi padahal tulisannya dimulai pukul 08.00
setelah jalan-jalan dan registrasi TO dimulai 09.15
pengawas
Nama : Am*n
Umur : 18 tahun
Asal : Boyolali
Hobi : Menggerakkan tangan seolah sedang memukul bola pingpong
Visi : Yang penting sholat
Kepribadian : Sabar, minder, agak mabuk.
Jurusan : Sistem Informasi (CMIIW)
(nb. bukan foto sebenarnya tapi menurutku agak mirip)
Sekilas dialog.
dia : biar seperti ujian beneran dibacain peraturannya ya.............. " siswa memulai ujian tepat waktu"
kami : lho mas kon tepat waktu
dia : lha aku mau ngenteni kowe og, edyan. (sambil tertawa)
kami : (lagi mlebu dionekke edan)
...............................................................................................
kami : mas dulu masuknya lewat jalur apa?
dia : saya dulu undangan. koe yo do isoh nggarap cah?
kami : isoh lah mas
dia : uwis to nek ujian tenanan sesuk mesti kekurangan wektu
kami : emang mas e wis tau ujuan tertulis?
dia : urung (nyengir)
kami : --"
Sekarang mengenai fasilitas
1. Gedung bertingkat dengan ruangan yang cukup bagus. yang paling mewah menurutku adalah tirainya. warna biru dengan gantungan emas. Foto garuda, presiden dan wapres hanya plester tanpa bingkai.
Proyektor tidak sebagus di tempat kita dan tanpa layar. Tidak ada CCTV. Satu kipas meragukan (agak final destination)
2. Soal tanpa TPA, hanya kemampuan dasar dan kemampuan IPA. Pilihan jurusan hanya dari uiversitas tersebut. banyak soal yang kurang valid.
3. Saat yang lain dengan harga yang sama hanya menyediakan snack mereka berani memberi nasi kotak walaupun pembagiannya agak terlambat. (makasih mbaknya yang sudah memberi aku makan meskipun tidak bawa kupon :D)
4. Sebenarnya setelah acara ada workshop, tapi aku memutuska untuk pulang.
Di perjalanan mampi di tempat sodaranya galang dulu,
lumayan dapet fruit tea, es krim, sama septong kue :D
ini ceritaku, mana ceritamu?
Salam,
Imam Supriyadi.
Langganan:
Komentar (Atom)











