Pages

Cerita Laut


Laut, deburan ombaknya menyiratkan cerita
Menghempas jauh ke ujung dunia
Menyeret jiwa ke dalamnya  samudra
Percikannya kadang embawa bahagia
Tapi bagiku itu luka

Tetesan air di celah bebatuan
Menghanyutkan hati entah kemana
Terombang-ambing tak tentu arah
Singgah di ujung tebing tapi terjatuh lagi
Bahkan sulit untuk sekedar mencapai daratan

Ia juga pernah tersenyum
Menikmati cerita masa lalu
Namun kemudian dia terpuruk
Jatuh ke palung terdalam
Lebih dalam dari yang lain

Bukan salah laut ia menangis
Tapi memang ia tak layak
Tak pantas untuk meraih

Kadang ia masih tersenyum
Tapi terasa hambar, senyum kosong
Tak mampu menutupi kepedihannya
Ini semua kesalahannya dan akan selalu jadi salahnya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cerita Laut


Laut, deburan ombaknya menyiratkan cerita
Menghempas jauh ke ujung dunia
Menyeret jiwa ke dalamnya  samudra
Percikannya kadang embawa bahagia
Tapi bagiku itu luka

Tetesan air di celah bebatuan
Menghanyutkan hati entah kemana
Terombang-ambing tak tentu arah
Singgah di ujung tebing tapi terjatuh lagi
Bahkan sulit untuk sekedar mencapai daratan

Ia juga pernah tersenyum
Menikmati cerita masa lalu
Namun kemudian dia terpuruk
Jatuh ke palung terdalam
Lebih dalam dari yang lain

Bukan salah laut ia menangis
Tapi memang ia tak layak
Tak pantas untuk meraih

Kadang ia masih tersenyum
Tapi terasa hambar, senyum kosong
Tak mampu menutupi kepedihannya
Ini semua kesalahannya dan akan selalu jadi salahnya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Farewell


Lidah ini kelu tuk sekedar bertegur sapa

Mulut ini terpatri tak mampu berkata-kata

Bukan karena aku tak suka

Aku hanya takut saat sang waktu memisahkan kita

Hati ini tak sanggup menanggung pedihnya duka

Tak adil terasa memang

Korbankan kau demi keikhlasan

Mungkin hanya sepatah maaf yang dapat kukirimkan

Sepucuk surat penyesalan

Jika zaman mempertemukan kita kembali, aku sudah berubah

Dan jika masa memberi alasan untuk pergi, aku kan bertahan

Mungkin bukan hari ini waktu kita

Juga bukan esok kita bisa bercanda

Tapi jika memang hidup berjodoh pasti bersua

Kelak, saat semuanya siap untuk menerima

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Karena ini "Perpisahan"

Maaf, karena akhir-akhir ini aku bersikap agak dingin. Tak ada maksud lain, aku hanya ingin perpisahan ini mudah (untukku mungkin). Aku bukan pemberi harapan yang membawamu terbang ke langit tapi kemudian melemparkanmu ke dasar jurang, bukan, aku bukan seperti itu.

Bukan juga karena aku tidak peka, aku tahu, aku mengerti, alasan kenapa aku tidak menangis seperti yang lain adalah karena aku laki-laki. Jika aku jadi yang pertama menangis, lalu siapa yang akan menguatkan yang lain?. Aku juga akan menangis, bahkan ingin sekali tapi di waktu dan tempat yang tepat.

Ini berat untuk kita semua, 3 tahun bukan waktu yang singkat, memori ini pastinya takkan dengan mudah bisa dilupakan. InsyAllah aku akan selalu mengingatmu(kalian), di setiap perjuangan meraih mimpiku, disaat aku jatuh terpuruk, disaat aku berusaha bangkit, dan disaat aku berada di puncak kesuksesan, kalian(kau) akan selalu ada di sini, di dalam hatiku.

Salam,
Imam Supriyadi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Aku (Kalian) Luar biasa

Di penghujung malam ini (sampai pagi sebenarnya) setelah membaca beberapa tulisan, semakin besar semangatku untuk belajar, ya, belajar dan terus belajar. Cita-citaku? Aku ingin menjadi seorang ilmuwan. Terdengar aneh memang, apa menariknya menjadi ilmuwan, pasti membosankan. Tapi, tidak untukku, menurutku ilmuwan itu keren mereka bisa menciptakan penemuan-penemuan baru, mencari solusi berbagai masalah, atau bahkan menciptakan masalah-masalah untuk dipecahkan.

InsyaAllah setelah ini aku akan melanjutkan sekolah ke UGM jurusan Geological Engineering. Aku harap bisa benar-benar mengembangkan minatku di sana. Melihat orangtuaku yang susah payah mencarikan biaya sekolah untukku, rasanya sangat berdosa jika aku terus-terusan bersantai. Aku akan berjuang di sana, terutama untuk orangtua dan mimpiku, kuliah di Jepang.

Sempat terpikir untuk mencoba mencari beasiswa ke luar negeri setelah lulus SMA ini. Tapi, mengingat Englishku yang pas-pasan dan selama ini selalu tinggal bersama orangtua, aku tidak yakin bisa survive di sana. Apalagi setelah melihat jadwal Monbukagakusho, siswa yang mendaftar tahun ini baru akan diberangkatkan tahun depan. Rasanya sangat sayang untuk melepaskan kesempatan kuliah tahun ini untuk mencoba beasiswa ke luar tahun depan. Semoga ini jalan yang terbaik ya Rabb.

Sudah cukup tentangku, sekarang giliran untuk kalian.
"Aku mengucapkan terimakasih  banyak kepada kalian yang selama 2/3/5/6 tahun menjadi temanku. Kalian semua Luarr Biasaaa.... Aku harap ini buka episode terakhir kebersamaan kita dan masih ada season-season berikutnya di masa yang lain dan tempat yang lebih baik. Kita kelak akan bersama-sama mengubah wajah Indonesia sebagai Dokter, Ahli Gizi, Ahli Statistik, Ekonom, Pengacara, Dosen, Ahli Geologi, dan lainnya, di saat itu tiba aku yakin kita semua sudah SUKSES!"

Salam,
Imam Supriyadi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Anak kecil dan Mimpi



Seorang anak kecil duduk terdiam menatap langit

Pantulan cahaya bulan di matanya menyiratkan kesedihan

Ia punya mimpi, mimpi yang begitu besar

Untuk mengubah hidup, nasib, dan dunianya

Selama ini ia dilupakan, dipandang remeh, dan tak dianggap

Tapi ada saatnya juga si pecundang akan menang

Seperti juga ulat yang kelak menjadi kupu-kupu

Seperti itu juga ia akan berjuang

Bertransformasi demi masa depan

Demi kejayaan yang ia impikan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Catatan Minggu Lalu


Entah kenapa seminggu terakhir ini otakku dipenuhi pikiran-pikiran bodoh. Mungkin karena badanku yang kurang sehat atau mungkin karena terlalu banyak berspekulasi negatif.
Kecewa? Bisa juga, untuk menjauh masih sulit.
Marah? Entahlah, siapa yang bisa aku marahi.
Sedih? Mungkin juga tak ada alas an untuk itu.
Dan aku rasakan degradasi semangat ini beitu merugikan. Tak sampai sebulan lagi aku harus menghadapi ujian akhir, belum saatnya untuk kehilangan semangat. Bukan soal lulus atau tidak, tapi ini soal kebanggaan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mainan Baru


Hari ini akhirnya pesenanku dateng juga harganya 15 ribu, entah apa namanya, yang jelas itu buat ngitung.
Salah satu kelemahanku yang paling fatal sekarang adalah sering melupakan sesuatu yang baru saja kulakukan, dari mulai hal yang sepele seperti, lupa naruh barang, lupa pasang alarm, lupa beli sesuatu, sampai yang paling parah lupa rakaat shalat dan lupa hitungan dzikir (masya'Allah).

Semoga dengan adanya barang ini bisa sedikit meng-cover ingatanku, insyAllah :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Aku adalah PEMUDA!










Aku bukan pujangga, yang menusuk lewat kata

Aku bukan ulama, ahli ilmu yang bersahaja

Aku bukan tentara, tumpah darah membela negara

Aku bukan pembalap, yang berpacu menuju gelap

Aku bukan wartawan, membunuh lewat tulisan

Aku bukan arsitek, pembanngun kehidupan yang kompleks

Aku bukan wakil rakyat, kumpulan tikus laknat

Aku bukan guru, sosok yang patut ditiru

Aku bukan pelaut, berpetualang menantang maut

Aku bukan aktor, sandiwara lakukan hal kotor

Aku bukan atlet, andalkan fisik hadapi hal sulit

Aku bukan teknokrat, operator mesin berkarat

Aku bukan nahkoda, yang berlayar di lautan dosa

Aku bukan pengacara, demi uang tangani perkara

Tapi aku adalah PEMUDA! agen perubahan bangsa
 
Aku adalah PEMUDA! hari-hariku penuh cerita

Aku adalah PEMUDA! peraih mimpi dan cita-cita

Aku adalah PEMUDA! melangkah ke arah angin membawa 

Aku adalah PEMUDA! masa depanku penuh cinta

Aku adalah PEMUDA! berjuang menentang sang penguasa

dan Aku adalah PEMUDA! calon pemimpin DUNIA!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Another Great Day with Scivepiea!


Rabu, 8 Februari 2012.

Sore yang sangat super sekali. Anggota scivepiea berkumpul dan menguasai SS bagian atas. Acara dimulai dengan sharing dari satu-dua teman. Kata Jati penyampaian mereka kurang sesuai tujuan, lalu jati sendiri yang member contoh. Dia bilang kenapa selalu dipace sama Tri padahal mereka sendiri tidak terlihat seperti pasangan, kalau rizki dan noor kan mereka sama-sama penyanyi jadi bisa sedikit dimaklumi. Galang menjawab awalnya hanya iseng karena mereka memiliki nama yang mirip, karena ini tujuannya juga hanya sekedar untuk bercanda sebaiknya jati jangan menanggapinya serius.

Setelah makanan datang dan dilahap sampai habis. Kami sholat dulu, ada yang di mushola ada juga yang di masjid. Aku memilih ke masjid bersama anak-anak laki laki dan beberapa perempuan. Di tempat wudhu aku tidak sengaja menjepit tangan bambang ke pintu toilet. Hasilnya darah yang mengalir cukup banyak. Selesai sholat dan kembali ke lokasi acara dilanjutkan. Mulai dari Elak yang mengungkapkan kekagumannya, aku menceritakan cita-cita besarku, serta kawan-kawan yang berlinangan air mata mengajarkan arti kata syukur.

Aku sadar setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kadang kita menganggap diri kita orang paling tidak beruntung di dunia padahal sebenarnya di bawah kita masih banyak orang yang jauh lebih tidak beruntung. Aku merasa masih kurang bersyukur memiliki keluarga yang lengkap, rukun, dan Alhamdulillah sehat sementara beberapa kawanku mereka sudah tidak merasakan kasih sayang seorang ayah. keluarga mereka harus berjuang hanya untuk membiayai sekolah sedangkan aku yang hanya tinggal belajar saja kadang masih banyak mengeluh.

Kadang aku bingung kenapa agak sulit menangis. di saat yang lain berlinangan air mata aku hanya berkaca-kaca. Memang saat masih kecil dulu aku sangat cengeng. Ketika berantem dengan kakak, tidak dibelikan mainan, atau dimarahi, aku langsung lari ke kamar dan menangis. mungkin itu yang mengurangi produksi air mataku sekarang. Walaupun laki-laki aku juga ingin bisa menangis lepas, mencairkan seluruh beban yang selama ini aku simpan.

Back to topic, sekalian nyeritain cita-citaku. Pertama, masuk UGM jurusan teknik Geologi, IP pertama di atas 3, lalu di tahun kedua ingin mengikuti pertukaran pelajar ke jepang atau eropa timur. Aku sangat penasaran dengan kehidupan komunitas muslim di sana, sebagai minoritas apakah mereka bisa tetap menjaga identitas mereka. Ingin sekali merasakan perjuangan sebagai penuntut ilmu sekaligus agen dakwah.

Setelah lulus kuliah nanti aku ingin menjadi seorang PENELITI. Aku ingin menemukan atom baru yang akan kuberi nama imamium (nggak keren ya?). Menjelajahi seluruh alam indonesia atau bahkan keliling dunia. InsyAllah dengan penghasilan tinggi dalam jangka waktu satu setengah tahun aku ingin menaikhajikan bapak ibuk dan kalau bisa nenek sekalian karena mereka yang lebih utama. Setelai itu terwujud mungkin ingin mencari pendamping hidup untuk menyempurnakan separuh agama.

Salam,
Imam Supriyadi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TO hari ini

Hari ini menempuh sekitar 30 kilometer hanya untuk mengikuti sebuah TO
Lokasi dari depan tampak cukup mewah, gedung bertingkat, area luas, lapangan futsal.
tapi masjidnya memperihatinkan sekolah sebesar itu tapi masjidnya hanya sebesar musholla akhwat kita
itupun dicampur ikhwan-akhwat.

kami tiba pukul 08.45, dan masih banyak banget yang ngantri registrasi padahal tulisannya dimulai pukul 08.00
setelah jalan-jalan dan registrasi TO dimulai 09.15

pengawas


Nama : Am*n
Umur : 18 tahun
Asal  : Boyolali
Hobi  : Menggerakkan tangan seolah sedang memukul bola pingpong
Visi    : Yang penting sholat
Kepribadian : Sabar, minder, agak mabuk.
Jurusan : Sistem Informasi (CMIIW)
(nb. bukan foto sebenarnya tapi menurutku agak mirip)



Sekilas dialog.

dia : biar seperti ujian beneran dibacain peraturannya ya.............. " siswa memulai ujian tepat waktu"

kami : lho mas kon tepat waktu

dia : lha aku mau ngenteni kowe og, edyan. (sambil tertawa)

kami : (lagi mlebu dionekke edan)

...............................................................................................

kami : mas dulu masuknya lewat jalur apa?

dia : saya dulu undangan. koe yo do isoh nggarap cah?

kami : isoh lah mas

dia : uwis to nek ujian tenanan sesuk mesti kekurangan wektu

kami : emang mas e wis tau ujuan tertulis?

dia : urung (nyengir) 

kami : --"

Sekarang mengenai fasilitas

1. Gedung bertingkat dengan ruangan yang cukup bagus. yang paling mewah menurutku adalah tirainya. warna biru dengan gantungan emas. Foto garuda, presiden dan wapres hanya plester tanpa bingkai.
Proyektor tidak sebagus di tempat kita dan tanpa layar. Tidak ada CCTV. Satu kipas meragukan (agak final destination)

2. Soal tanpa TPA, hanya kemampuan dasar dan kemampuan IPA. Pilihan jurusan hanya dari uiversitas tersebut. banyak soal yang kurang valid.


3. Saat yang lain dengan harga yang sama hanya menyediakan snack mereka berani memberi nasi kotak walaupun pembagiannya agak terlambat. (makasih mbaknya yang sudah memberi aku makan meskipun tidak bawa kupon :D)

4. Sebenarnya setelah acara ada workshop, tapi aku memutuska untuk pulang.



Di perjalanan mampi di tempat sodaranya galang dulu,
lumayan dapet fruit tea, es krim, sama septong kue :D
ini ceritaku, mana ceritamu?

Salam,
Imam Supriyadi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS